Close Menu
  • News
  • Musik
  • Event
  • Video
  • Info Kerjasama
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • News
  • Video
  • Musik
  • Event
Terbaru

Mahalini dan Ghea Indrawari Siap Meriahkan Grand Final 20th Miss Indonesia 2026

15/10/2026

Album DIFFERENT Bawa PSYCHIC FEVER Kembali Lebih Dekat dengan Penggemar Indonesia

15/10/2026

Mayangsari Rilis Single “Selama Kita Bersama”, Tandai Kembalinya ke Industri Musik

14/10/2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from Kanal Musik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram
X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Kanal Musik IndonesiaKanal Musik Indonesia
INFORMASI
  • News
  • Musik
  • Event
  • Video
Kanal Musik IndonesiaKanal Musik Indonesia
Musik

Stevan Pasaribu dan Andi Rianto Rilis ‘Siapa yang Tahan’, Angkat Cerita soal Mati Rasa

kanalmusikindBy kanalmusikind30/09/2026No Comments5 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email WhatsApp Copy Link Telegram

Kanalmusikindonesia.com – Stevan Pasaribu berkolaborasi dengan musisi dan komposer Andi Rianto lewat lagu terbaru berjudul Siapa yang Tahan. Lagu tersebut resmi dirilis hari ini.

Stevan Pasaribu dan Andi Rianto ditemui di Equity Tower, Jakarta, Rabu (30/9/2026), untuk membahas karya terbaru mereka tersebut.

Bagi Stevan, kolaborasi dengan Andi Rianto merupakan salah satu cita-cita yang akhirnya terwujud. Ia mengaku Andi merupakan sosok yang selama ini menginspirasinya dalam bermusik.

“Ini adalah salah satu cita-citaku yang akhirnya terwujud, bisa kolaborasi sama Mas Andi Rianto. Mas Andi adalah seorang yang sangat-sangat menginspirasi aku dalam bermusik,” ujar Stevan.

Stevan mengatakan lagu tersebut dikerjakan bersama Andi dengan harapan dapat menyampaikan cerita dan perasaan kepada para pendengar.

“Kita buatnya bareng-bareng dengan hati dan nyampe ke hati kalian juga,” tuturnya.

Berawal dari Workshop di Bulan Ramadan

Andi Rianto kemudian menceritakan proses awal lahirnya lagu Siapa yang Tahan. Ide tersebut muncul ketika dirinya dan Stevan melakukan workshop pada siang hari di bulan Ramadan, sebelum waktu berbuka.

Saat itu, Andi membawa keyboard dan laptop. Keduanya bahkan belum menentukan apakah akan membuat lagu baru atau mengaransemen ulang lagu yang sudah ada.

“Waktu itu saya sama Stevan workshop di suatu siang di bulan puasa sebelum buka. Saya bawa keyboard sama laptop. Awalnya belum ada kepikiran mau bikin apa, apakah kita mau bikin remake atau lagu baru,” jelas Andi.

Andi kemudian mulai memainkan sebuah melodi. Dari situ, proses kreatif mereka berjalan secara spontan.

“Saya buat, kalau lagu ini gimana? Langsung aja. Langsung ada ide melodi saya bikin,” katanya.

Stevan kemudian langsung merespons melodi tersebut dengan vokalnya. Menurutnya, proses tersebut berjalan cukup cepat lantaran dirinya dan Andi sudah menemukan kecocokan.

Baca Juga :  Acha Septriasa Kritik Program MBG Habis-habisan di Medsos: Masa Diam Aja...

“Karena mungkin kita sudah satu frekuensi, maksudnya kita sudah saling nyambung. Mas Andi buat melodi, aku langsung nyanyiin,” ungkap Stevan.

Andi bahkan memberikan dua pilihan melodi untuk bagian refrain. Namun, menurut Stevan, Andi sudah memahami karakter serta keinginannya.

“Dia tahu apa yang aku mau, tapi dia kasih dua pilihan buat jadi pembanding aja. Akhirnya jadilah itu nadanya waktu itu,” ujar Stevan.

Proses aransemen awal lagu tersebut juga berlangsung cukup singkat. Menurut mereka, pengerjaan aransemen hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Selebihnya, mereka menghabiskan waktu untuk berdiskusi dan membuat demo vokal.

Setelah itu, mereka kembali melakukan workshop untuk menyempurnakan bagian lirik.

Cerita tentang Mati Rasa

Dari proses tersebut, lahirlah lirik yang mengangkat cerita tentang seseorang yang terus disakiti oleh pasangannya hingga akhirnya mengalami mati rasa.

“Liriknya menceritakan tentang orang yang disakiti oleh pasangannya. Jadi siapa sih yang tahan karena pasangannya itu telah menyakitinya dengan sebegitu luar biasanya, dan akhirnya dia datang lagi,” kata Andi.

Stevan menilai cerita dalam lagu tersebut tidak hanya bisa dirasakan oleh satu orang. Menurutnya, pengalaman terus disakiti oleh orang yang dicintai dapat membuat seseorang terbiasa dengan rasa sakit.

“Ini mungkin banyak pengalaman orang-orang juga. Ketika kita sayang sama orang tapi kita selalu disakitin terus-menerus, yang membuat itu menjadi suatu kebiasaan. Itu bisa membuat kita jadi mati rasa,” tuturnya.

Stevan berharap lagu tersebut bisa menjadi pengingat bagi orang-orang yang sedang berada dalam situasi serupa untuk tetap menyayangi diri sendiri.

“Aku tahu cinta itu buta, tapi jangan buta-buta banget. Kita juga punya perasaan dan Tuhan sayang sama kita. Kok kita nggak sayang sama diri kita sendiri?” ucap Stevan.

Baca Juga :  Joana Kania Ungkap Alasan Bawa Rudal Timur dari Konten ke Musik hingga Film

Ada Cerita Godzilla di Balik Lirik

Proses penyusunan lirik Siapa yang Tahan juga diwarnai cerita unik. Stevan mengaku sempat membahas Godzilla ketika mereka mencari pilihan kata yang tepat untuk lirik.

Pembahasan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses kreatif mereka karena Andi ternyata juga menyukai karakter Godzilla.

“Jadi lucunya gini, waktu kita buat liriknya tiba-tiba aku bahas-bahas Godzilla. Terus dia bilang dia juga ternyata sangat-sangat suka Godzilla,” cerita Stevan.

Dari situ, muncul ide menggunakan gambaran raksasa seperti Godzilla dalam proses penulisan lirik.

Setelah workshop selama sekitar enam hingga tujuh jam, lirik tersebut masih disempurnakan oleh Stevan dan Andi. Prosesnya kemudian berlanjut hingga rekaman vokal, mixing, dan mastering.

Andi Rianto Buat Lagu Sesuai Karakter Stevan

Andi Rianto mengatakan lagu tersebut memang dibuat dengan mempertimbangkan karakter vokal Stevan. Sebelum berkolaborasi, Andi terlebih dahulu mempelajari karakter suara penyanyi tersebut.

“Suara itu melankolis ya, tapi pembawaannya itu nyenengin lagu, terus karakternya kuat,” ujar Andi.

Menurut Andi, karakter vokal tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan bentuk lagu.

“Karena karakternya itulah saya buat lagunya yang custom made buat dia,” sambungnya.

Dalam proses rekaman, Stevan sempat merasa kurang percaya diri dengan beberapa bagian lagu. Ia sempat berdiskusi dengan Andi mengenai nada yang akan dinyanyikannya.

Namun, Andi terus memberikan dukungan kepada Stevan.

“Kamu tuh kalau suaranya kayak kamu, udah nggak usah khawatir, pasti bisa,” kata Andi.

Stevan mengakui kehadiran Andi selama proses rekaman membuatnya lebih percaya diri.

“Makanya kita butuh support system sebenarnya. Waktu aku proses vokal, ada Mas Andi juga. Itu nge-boosting aku sih buat nyanyi lebih enak lagi,” tutur Stevan.

Baca Juga :  Borong Dua Penghargaan, Mila DA7 Makin Semangat Bikin Karya Baru

Andi Rianto Tak Fokus pada Jumlah Stream

Sementara itu, Andi Rianto mengatakan dirinya tidak ingin menjadikan jumlah streaming, penghargaan, maupun nominasi sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah karya.

Baginya, yang terpenting adalah menghasilkan karya dengan standar yang telah ditentukan dan dapat mempertanggungjawabkannya kepada diri sendiri setelah lagu tersebut dirilis.

“Saya sudah bilang sama Stevan, saya itu buat karya, yang penting itu sampai hati penuh karya. Yang penting kita itu kalau sudah punya standar, jangan diturunin,” kata Andi.

Menurutnya, respons publik terhadap sebuah lagu merupakan hal yang berbeda dengan proses menciptakan karya itu sendiri.

“Kalau lagu sudah keluar, sudah rilis, kita harus bangga sama karyanya. Jadi kalau mengenai jumlah stream, mengenai apa pun juga, awards, nominasi, terus dicintai atau enggaknya oleh penonton atau pendengar, itu semuanya berbeda,” jelasnya.

“Yang penting kalau karya itu keluar, kita harus bangga sama karya itu,” pungkas Andi.

Andi Rianto musisi penyanyi Siapa Yang Tahan Stevan Pasaribu
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
kanalmusikind
  • Website

Related Posts

Musik By kanalmusikind

Album DIFFERENT Bawa PSYCHIC FEVER Kembali Lebih Dekat dengan Penggemar Indonesia

15/10/2026
Musik By kanalmusikind

Mayangsari Rilis Single “Selama Kita Bersama”, Tandai Kembalinya ke Industri Musik

14/10/2026
Musik By kanalmusikind

Di Balik Penampilan Memukau Ari Lasso, Anggun, dan Ello di SNADA Indonesia 2026

14/10/2026
News By kanalmusikind

Andien Manfaatkan Royalti Lagu untuk Dirikan Sekolah Gratis, Ungkap Pentingnya Pendidikan

13/10/2026
Leave A Reply Cancel Reply

kanalmusikindonesia

📢 'DIGITAL PLATFORM MEDIA'
🔊 Musik, Event & Media
📧 : kanalmusikind@gmail.com

- @mayangsari_official kembali ke panggung tarik s - @mayangsari_official kembali ke panggung tarik suara setelah vakum lebih dari satu dekade silam. Menandai kembali ke dunia tarik suara, Mayangsari memperkenalkan lagu terbaru berjudul Selama Kita Bersama.#kanalmusikindonesia #mayangsari #penyanyi #selamakitabersama #musikupdate
Follow on Instagram
Media sosial Kanal Musik
Dens Digital payment
PILIHAN KAMI

Album DIFFERENT Bawa PSYCHIC FEVER Kembali Lebih Dekat dengan Penggemar Indonesia

15/10/2026

Mayangsari Rilis Single “Selama Kita Bersama”, Tandai Kembalinya ke Industri Musik

14/10/2026

Di Balik Penampilan Memukau Ari Lasso, Anggun, dan Ello di SNADA Indonesia 2026

14/10/2026

Andien Manfaatkan Royalti Lagu untuk Dirikan Sekolah Gratis, Ungkap Pentingnya Pendidikan

13/10/2026
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Facebook
Terbaru
News

Mahalini dan Ghea Indrawari Siap Meriahkan Grand Final 20th Miss Indonesia 2026

By kanalmusikind15/10/2026

Kanalmusikindonesia.com – Perayaan dua dekade perjalanan Miss Indonesia akan semakin semarak dengan kehadiran dua penyanyi…

Album DIFFERENT Bawa PSYCHIC FEVER Kembali Lebih Dekat dengan Penggemar Indonesia

15/10/2026

Mayangsari Rilis Single “Selama Kita Bersama”, Tandai Kembalinya ke Industri Musik

14/10/2026

Di Balik Penampilan Memukau Ari Lasso, Anggun, dan Ello di SNADA Indonesia 2026

14/10/2026
Tags
Agnez Mo Ahmad Dhani Album Baru Ariel Noah Ari lasso Artis Ayu ting ting band Betrand Peto Putra Onsu Billkiss Dangdut Dangdut Academy Denny Caknan Dj Panda DPR El Rumi Erika Carlina HUT RI ke-80 Isyana Sarasvati Juicy Luicy kanal musik Indonesia konser konser Musik lagu baru Lesti Kejora Mahalini Malaysia menikah meninggal dunia musik musik Indonesia musisi Pasha Ungu Pedangdut penyanyi Piche Kota Rizky Billar Rossa Royalti Royalti Musik Sheila On 7 Uan Kaisar Vidi Aldiano Viral WAMI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from Kanal Musik Indonesia

Kanal Musik Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Info Kerjasama
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • News
  • Video
  • Musik
  • Event
© 2026 Kanal Musik Indonesia. Designed by Kanal Musik Indonesia.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.