Kanalmusikindonesia.com — Lesti Kejora kembali mendapat kepercayaan di ajang penghargaan musik dangdut. Penyanyi kelahiran Cianjur itu menyebut pencapaian tersebut menjadi dorongan baginya untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan sebagai penyanyi.
Lesti ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (30/9/2026). Ia mengaku bersyukur kembali mendapatkan kepercayaan dari industri musik.
“Masya Allah, alhamdulillah dikasih kepercayaan lagi. Ini pastinya jadi booster untuk bisa terus berkarya, untuk bisa terus belajar, jadi lebih baik, jadi penyanyi yang lebih baik,” ujar Lesti.
Menurut Lesti, penghargaan yang diraihnya bukan semata-mata pencapaian pribadi. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan kemenangan bersama bagi seluruh pelaku industri musik dangdut dan dukungan dari Fans.
“Pokoknya seperti yang aku bilang tadi, ini tuh adalah kemenangan untuk kita semua yang berada di industri musik dangdut. Yang lagi meniti kariernya, yang lagi belajar, kok kita sama-sama belajar,” katanya.
Lesti menilai perkembangan musik dangdut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari penyanyi, pencipta lagu, penggemar hingga orang-orang yang bekerja di belakang layar.
“Karena industri musik dangdut kalau nggak sama-sama juga kan nggak bisa sampai kayak sekarang ini. Jadi ini adalah kemenangan kita sama-sama,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai cara mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan industri musik, Lesti mengatakan dirinya ingin terus belajar dan berkarya tanpa kehilangan jati diri.
“Belajar terus, berkarya terus dan tetap jadi diri sendiri,” ucapnya.
Lesti juga memberikan apresiasi kepada orang-orang yang selama ini selalu mendukung perjalanan kariernya. Menurutnya, pencapaian seorang penyanyi tidak bisa dilepaskan dari kerja keras tim dan keluarga besar yang berada di belakangnya.
“Tanpa orang-orang yang mendukung, tanpa orang-orang yang mendoakan, orang-orang yang ada di belakang layar, orang-orang yang datang setiap aku ada di manapun, dia nggak akan mendapat support dan kerja kerasnya,” katanya.
Ikut Bangga Suami Raih Penghargaan
Kebahagiaan Lesti semakin lengkap setelah sang suami, Rizky Billar, juga mendapatkan penghargaan. Lesti mengaku turut bangga atas pencapaian tersebut dan berharap penghargaan itu bisa menjadi motivasi bagi Billar untuk terus belajar dan berkarya.
“Tadi suami dapat juga penghargaan. Pasti ikut bangga, ikut senang. Itu juga jadi lecutan buat kita bisa terus belajar terus, untuk bisa terus ada di industri musik,” ujar Lesti.
Keduanya bahkan sempat tampil bersama dan menyanyikan lagu “Jana” dalam acara tersebut. Lesti mengaku momen itu membuatnya ingin tertawa lantaran sang suami dinilai lebih percaya diri ketika bernyanyi.
“Karena lagu itu tuh lagu kita pertama kali ketemu. Terus kan Kakak Billar dia suka lebih pede daripada penyanyi kalau nyanyi, seperti yang kita tahu. Jadi aku tuh ngelihat dia udah pengin ketawa aja,” ungkapnya.
Meski demikian, Lesti berusaha menahan tawa saat berada di atas panggung bersama sang suami.
Bicara Perkembangan Anak
Dalam kesempatan tersebut, Lesti juga sempat bercerita mengenai putranya, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar. Ia mengatakan anaknya kini semakin besar dan mulai memahami situasi ketika kedua orang tuanya sedang menjalani pekerjaan.
Menurut Lesti, dirinya dan Billar memilih mengikuti kenyamanan sang anak daripada terlalu banyak memberikan perintah.
“Ikutin dia nyamannya aja. Kalau anak kecil makan, kalau diperintahin gitu kan nggak nyaman,” kata Lesti.
Ia menyebut putranya juga semakin aktif dan terkadang perlu diberi pengertian ketika berada di tengah kesibukan orang tuanya.
“Seru banget, karena apalagi sekarang udah makin besar, udah makin ngerti. Paling kayak ngontrol dia, nggak mau diem namanya juga,” ujarnya.
Optimistis Dangdut Tetap Eksis 10 hingga 20 Tahun Mendatang
Lesti kemudian berbicara mengenai masa depan musik dangdut. Ia optimistis musik dangdut masih akan memiliki tempat di hati generasi muda dalam beberapa dekade mendatang.
Keyakinan tersebut muncul melihat perkembangan industri dangdut saat ini, termasuk semakin kuatnya basis penggemar serta munculnya generasi muda yang mulai terjun ke dunia musik dangdut.
“Saya setuju dengan statement yang disampaikan Bunda Ibu Nurjana bahwa kalau melihat euforianya dangdut seperti sekarang, fanbase-fanbasenya sekompak seperti sekarang, terus kualitas-kualitasnya seperti sekarang,” tutur Lesti.
Ia mencontohkan keberadaan generasi muda yang sudah mulai belajar musik dangdut sejak usia belia.
“Teman-teman Dangdut Academy aja masih umur-umur 12 tahun, 14 tahun. Artinya menurut aku 10 sampai 20 tahun ke depan, setuju dengan pendapatnya Bunda Iken Merjana, insya Allah industri musik dangdut akan terus berkibar,” katanya.
Bagi Lesti, keberadaan generasi muda tersebut menjadi salah satu tanda bahwa musik dangdut memiliki regenerasi.
Ingin Wariskan Karakter dan Prinsip kepada Generasi Berikutnya
Ketika ditanya mengenai nilai atau pengetahuan yang ingin diwariskan apabila suatu saat dirinya membimbing penyanyi dangdut generasi berikutnya, Lesti memilih untuk tidak menempatkan dirinya sebagai sosok yang sudah berhenti belajar.
“Ad-uh, kita sama-sama belajar aja kali ya. Maksudnya sama-sama belajar tuh dalam arti harus tetap apa kemampuan kita yang ada di dalam, terus kelebihan kita dalam bernyanyi itu apa, kita kan harus sadar,” ujarnya.
Menurut Lesti, seorang penyanyi perlu memahami kelebihan dan karakter masing-masing. Hal tersebut kemudian harus terus diperkuat agar memiliki identitas dalam berkarya.
“Yang harus kita kuatkan, karakter kita yang harus kita kuatkan sama prinsip kita,” katanya.
Ia juga menilai pelaku industri musik dangdut perlu memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mengejar popularitas.
“Prinsip kita ada di industri musik dangdut ini tuh untuk apa selain untuk popularitas. Tapi kita juga harus punya prinsip bahwa kita harus terus memajukan musik dangdut,” tutur Lesti.
Lesti menekankan pentingnya saling mendukung antarpelaku industri. Menurutnya, kekuatan fanbase dari para penyanyi saat ini turut berkontribusi terhadap semakin bersinarnya musik dangdut.
“Di industri ini harus saling mendukung. Kalau nggak saling mendukung kan… Ya seperti sekarang lah. Bisa dibilang ini kan semua fanbase-fanbase-nya itu pada kuat-kuat. Dan menurut aku itu salah satu yang membuat industri musik dangdut itu sekarang bisa sampai sangat-sangat bersinar,” ujarnya.
Ia pun kembali berpesan kepada generasi penerus untuk tidak kehilangan jati diri.
“Jadi diri sendiri, jangan pernah meniru orang lain. Pokoknya kita sama-sama sering melakukan itu saja. Tujuannya untuk musik dangdut aja, musik dangdut terus maju,” kata Lesti.
Berharap Indonesian Dangdut Awards Terus Digelar
Di akhir wawancara, Lesti menyampaikan harapannya agar Indonesian Dangdut Awards dapat terus menjadi wadah penghargaan bagi para pelaku industri musik dangdut.
Menurutnya, keberadaan ajang tersebut penting karena dapat memberikan apresiasi sekaligus ruang bagi para musisi yang tengah membangun karier.
“Harapannya Indonesian Dangdut Awards tetap menjadi wadah. Ini adalah salah satu penghargaan untuk kita selaku pelaku industri musik, khususnya musik dangdut,” ujarnya.
Lesti berharap ajang penghargaan tersebut dapat terus diselenggarakan dari tahun ke tahun hingga generasi mendatang.
“Berharap mudah-mudahan Indonesian Dangdut Awards ada terus setiap tahunnya sampai generasi-generasi berikutnya, supaya musik dangdutnya juga biar terus ada,” katanya.
Menurut Lesti, masuk dalam nominasi saja sudah menjadi bentuk keterlibatan dan apresiasi bagi para pelaku industri.
“Karena ini tuh kan bisa menjadi wadah yang lagi pada belajar. Kita masuk nominasi aja berarti artinya udah dilibatkan, udah bisa dibanggakan,” pungkas Lesti.

