Kanalmusikindonesia.com — Penyanyi muda Farel Prayoga kembali menunjukkan semangatnya untuk terus berkarya di tengah berbagai komentar dan cibiran yang datang dari publik. Bersama Princess Hurrem, Farel memilih menjadikan hujatan sebagai motivasi untuk menghasilkan karya baru.
Dalam keterangannya, Farel mengaku tidak terlalu mempedulikan keberadaan haters. Sikap tersebut, menurutnya, sudah terbentuk sejak dirinya masih kecil dan mulai mengamen saat duduk di bangku sekolah dasar.
“Kalau dari aku pribadi, aku memang dari kecil tidak terlalu peduli adanya haters, bahkan sampai sekarang,” ujar Farel.
Farel mengungkapkan, pengalaman mendapat komentar kurang menyenangkan bukanlah hal baru baginya. Ketika masih menjadi pengamen, ia pernah menerima perundungan dari teman-temannya di sekolah karena pekerjaannya tersebut.
Namun, pengalaman itu tidak membuat Farel berhenti mengejar cita-citanya. Justru dari aktivitas mengamen, ia mendapatkan pengalaman sekaligus penghasilan yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai penyanyi.
“Kalau dibully, aku dulu seperti yang kalian tahu, aku dulu kan dari pengamen. Waktu SD itu pasti ada yang bully aku di teman kelas,” tuturnya.
Alih-alih membalas komentar negatif dengan perkataan, Farel memilih menjawabnya melalui prestasi dan karya. Prinsip tersebut juga menjadi salah satu semangat yang dibawa dalam proyek musiknya bersama Princess Hurrem.
“Kalau kita dijulidin, kita coba balas pakai prestasi. Contohnya ketika kita dijulidin, kita balasnya pakai lagu yang kita luncurkan,” kata Farel.
Princess Hurrem pun menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, komentar negatif dari orang lain dapat dijadikan bahan bakar untuk terus memotivasi diri.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu larut dalam komentar warganet. Baginya, yang terpenting adalah tetap berkarya dan menunjukkan kemampuan melalui karya nyata.
Gabungkan Karakter Musik yang Berbeda
Kolaborasi Farel Prayoga dan Princess Hurrem juga menjadi tantangan tersendiri karena keduanya memiliki karakter vokal dan genre musik yang berbeda.
Farel dikenal dengan karakter musik yang lekat dengan nuansa Jawa dan koplo dangdut. Sementara itu, kolaborasi kali ini mencoba menghadirkan warna yang berbeda dengan konsep yang lebih modern.
Meski demikian, Farel mengatakan proses menyatukan karakter musik keduanya berjalan dengan lancar. Mereka melakukan penyesuaian nada agar karakter masing-masing tetap dapat terdengar dalam lagu.
“Sejauh ini tidak ada kendala. Luar biasa lancar dari penyesuaian nada, kita ketemu juga nadanya di mana,” jelasnya.
Menurut Farel, perbedaan karakter justru menjadi daya tarik tersendiri. Ia tetap ingin mempertahankan identitas musik yang selama ini melekat pada dirinya, sembari membuka diri untuk mencoba berbagai hal baru.
“Aku tetap di karakter asli aku pastinya. Cuma tidak menutup kemungkinan juga aku bakal keluar dari situ. Karena umurku semakin bertambah, aku pengin coba hal-hal baru,” ujarnya.
Keinginan untuk bereksperimen dengan genre lain menjadi salah satu rencana Farel ke depan. Ia mengaku memiliki banyak genre yang ingin dicoba dan menyebut sejumlah musisi sebagai inspirasi.
Proses Hampir Satu Tahun
Kolaborasi tersebut ternyata tidak lahir dalam waktu singkat. Farel mengungkapkan bahwa proses pengerjaan karya mereka, terutama dari sisi latihan dan persiapan, berlangsung cukup panjang, bahkan hampir menyentuh satu tahun.
“Proses yang paling penting, proses kita hampir bisa dibilang menyentuh satu tahun karena dari segi latihan,” ungkapnya.
Meski terdapat sejumlah kendala selama proses tersebut, keduanya berusaha menyesuaikan diri dan menyelesaikan setiap tahap secara bertahap.
Bagi Farel, kesibukan berkarya juga harus disesuaikan dengan aktivitasnya sebagai pelajar. Ia mengatakan saat ini jadwal bernyanyinya lebih banyak berlangsung pada akhir pekan karena hari-harinya diisi dengan kegiatan sekolah.
“Kalau masalah job ataupun nyanyi, alhamdulillah tidak ada kendala. Kalau sekarang aku lebih ke weekend, karena weekday aku lagi banyak ulangan,” katanya.
Dalam kolaborasi tersebut, Farel berharap lagu yang mereka hasilkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memberikan inspirasi bagi banyak orang.
“Alhamdulillah kita bersyukur, semoga berjalan dengan lancar pastinya dan juga I hope lagu ini bisa menginspirasi banyak orang,” pungkasnya.
Kolaborasi Farel Prayoga dan Princess Hurrem sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan karakter musik bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan karya. Keduanya justru berusaha memadukan kekuatan masing-masing, sembari menjadikan berbagai pengalaman dan komentar negatif sebagai motivasi untuk terus berkembang.

