Kanalmusikindonesia.com – Band Radja akan menghadirkan konser spesial dalam rangka merayakan 25 tahun perjalanan mereka di industri musik Indonesia. Tak sekadar konser biasa, Radja menggandeng dua nama besar, yakni Andika Mahesa dan Charly Van Houtten, untuk menghadirkan nuansa nostalgia yang membawa penonton kembali ke era kejayaan musik pop Melayu tahun 2000-an.
Ian, personel Radja, mengungkapkan bahwa ide konser ini lahir secara spontan dari obrolan santai bersama rekan-rekan lamanya. Meski pembicaraan awal sudah dimulai sejak Maret lalu, konsep tersebut berkembang tanpa perencanaan yang rumit.
“Ini memang tanpa direncanakan, tanpa persiapan. Tiba-tiba kami ngobrol dengan sahabat lama yang selama ini belum pernah bekerja sama. Akhirnya muncul ide untuk membuat sesuatu yang bisa mengajak publik bernostalgia bersama,” ujar Ian.
Menurutnya, momen 25 tahun Radja menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan konsep berbeda. Ia ingin konser tersebut bukan hanya menjadi ajang pertunjukan musik, tetapi juga ruang untuk mengenang perjalanan panjang Radja bersama para penggemarnya.
Sementara itu, promotor yang terlibat dalam proyek ini menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut juga didorong keinginan untuk menghidupkan kembali semangat musik era 2001 hingga 2010 yang sempat mendominasi industri Tanah Air.
“Saya melihat sekarang musik indie berkembang pesat. Karena itu saya ingin mencoba membangkitkan lagi musik era 2001 sampai 2010, ketika Radja, Ratu, ST12, Kangen Band, dan banyak band lain menjadi fenomena. Maka saya menggandeng Charly dan Andika untuk berkolaborasi dalam konser ini,” katanya.
Konsep musikal konser nantinya diserahkan sepenuhnya kepada Radja sebagai musisi. Menurut sang promotor, para personel Radja lebih memahami seperti apa kolaborasi yang tepat agar bisa menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton.
Charly Van Houtetn mengaku antusias bisa menjadi bagian dari perayaan tersebut. Sebagai penikmat lagu-lagu Radja, ia merasa terhormat dipercaya mendukung konser 25 tahun band tersebut.
“Ini sebuah kehormatan buat saya. Saya memang menikmati lagu-lagu Radja, dan hari ini bisa terlibat dalam acara ini menjadi kebanggaan tersendiri. Semoga kolaborasi ini berjalan dengan baik,” ujar Charly.
Berbeda dari konser-konser Radja sebelumnya yang identik dengan panggung megah, perayaan 25 tahun ini justru mengusung konsep lebih intim atau “konser tanpa jarak.” Ian ingin menghilangkan batas antara musisi dan penonton sehingga para penggemar dapat berinteraksi langsung dengan idolanya.
“Selama 25 tahun ini mungkin selalu ada jarak antara Radja dan penonton. Kali ini saya ingin benar-benar dekat. Intimate. Kami ingin tahu sejauh mana mereka mengenal Radja, kenapa mereka menyukai karya-karya kami, bahkan mungkin mengajak mereka naik ke panggung untuk ngobrol,” jelasnya.
Tak hanya menyanyikan lagu-lagu hits, konser ini juga akan dipenuhi berbagai momen interaktif. Penonton berkesempatan berdiskusi langsung dengan para personel, menyampaikan permintaan lagu, hingga berbagi cerita tentang kenangan mereka bersama karya-karya Radja.
Iyan menegaskan bahwa konsep tersebut menjadi nilai lebih dibanding konser pada umumnya.
“Kalau konser besar kan orang datang, beli tiket, nonton, selesai. Di sini kami ingin membangun komunikasi. Penonton bisa ngobrol langsung, bisa kasih masukan, bahkan mungkin minta dibuatkan lagu dengan tema tertentu. Itu yang membuat konser ini berbeda,” tuturnya.
Selain penampilan Radja, kehadiran Andika Mahesa dan Charly Van Houtten diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri. Ketiganya merupakan ikon musik pop Melayu yang pernah merajai industri musik Indonesia pada era 2000-an, sehingga kolaborasi ini diprediksi menjadi momen nostalgia bagi para penikmat musik Tanah Air.
Melalui konser bertajuk “konser tanpa jarak”, Radja berharap para penggemar dapat merasakan pengalaman yang lebih personal sekaligus merayakan perjalanan seperempat abad band tersebut bersama musisi-musisi yang pernah mewarnai era keemasan musik Indonesia.

