Kanalmusikindonesia.com – Direktur SCM Harsiwi Achmad optimistis Dangdut Akademi 8 (DA8) akan melanjutkan kesuksesan musim sebelumnya. Menurutnya, pencapaian luar biasa Dangdut Akademi 7 menjadi modal kuat bagi perjalanan DA8.
Hal itu disampaikan Harsiwi saat memaparkan performa Dangdut Akademi di hadapan artis, calon akademia, sponsor, media, dan para penggemar.
“Dangdut Akademi ini memang sangat luar biasa. Kita mulai dengan Dangdut Akademi 7, performanya sangat bagus sekali. Tadi malam kita melaksanakan konser dan ternyata konser itu juga menjadi program nomor satu, dan Indosiar juga nomor satu. Kemudian Dangdut Akademi 8 yang baru kita mulai dengan audisi pun ternyata performanya juga sangat bagus, luar biasa,” kata Harsiwi.
Harsiwi menjelaskan, Dangdut Akademi 7 mencatat rating 5,4 dengan audience share 25,7 selama 95 episode penayangan. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan antusiasme penonton yang terus terjaga sepanjang musim.
Tak hanya itu, seluruh 20 besar program televisi non-sports disebut diisi oleh tayangan Dangdut Akademi 7 beserta konser-konsernya. Pada malam grand final, audience share bahkan mencapai 45 persen.
“Hampir 50 persen penduduk Indonesia itu menontonnya Dangdut Akademi. Ini sesuatu yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Menurut Harsiwi, Dangdut Akademi 7 juga menjadi program televisi nomor satu dalam daftar program selama 15 tahun terakhir. Secara kumulatif, program tersebut telah meraih 2,4 miliar penonton, dengan sekitar 80 persen penduduk Indonesia pernah menyaksikan tayangannya.
Ia juga mengaku mendapat banyak cerita dari berbagai daerah bahwa masyarakat kembali membeli televisi maupun perangkat set top box (STB) agar bisa menonton Dangdut Akademi bersama keluarga.
Tak hanya mendominasi layar kaca, Dangdut Akademi juga mencetak performa tinggi di media sosial. Kontennya disebut meraih lebih dari 8,7 miliar tayangan, sementara konten buatan pengguna (UGC) mencapai sekitar 1,1 juta unggahan dengan total 84 miliar penayangan.
Menurut Harsiwi, ajang pencarian bakat tersebut juga sukses melahirkan idola baru seperti Milan, Tasya, April, Arbil, dan Sakhira. Mereka kini tak hanya dikenal sebagai penyanyi dangdut, tetapi juga berkarier sebagai presenter, brand ambassador, hingga pemain sinetron.
“Mereka bukan hanya jadi penyanyi dangdut, tapi juga menyanyi pop, jadi host, jadi brand ambassador, bahkan menjadi aktor maupun aktris. Kita kasih kesempatan mereka untuk eksis di industri hiburan,” tuturnya.
Memasuki musim kedelapan, Harsiwi menyebut performa awal DA8 juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Lima episode audisi yang menghadirkan Soimah, Wika Salim, dan Dewi Perssik sebagai juri mencatat audience share 23,7 dengan rating 4 sekaligus menjadi program nomor satu.
“Ini awalan yang sangat bagus sekali. Insya Allah performa Dangdut Akademi 8 bisa kita lanjutkan dengan hasil yang jauh lebih tinggi lagi,” katanya.
Harsiwi menambahkan, Dangdut Akademi 8 Audition juga langsung menempati posisi pertama dalam daftar program televisi sepanjang 2026. Ia berharap musim terbaru ini kembali melahirkan bintang-bintang baru sekaligus mempertahankan dominasi Dangdut Akademi di industri hiburan Tanah Air.

