Kanalmusikindonesia.com – Swag Event kembali menyuguhkan kejutan musikal dalam episode spesial bertajuk All You Can Hear Gig yang digelar di Kala di Kalijaga, Blok M, Jakarta Selatan, Selasa malam, 11 November 2025.
Acara yang dimulai pukul tujuh malam itu menjadi panggung pemanasan menuju festival musik All You Can Hear Gig Vol. 2 yang akan berlangsung pada 6 dan 7 Desember mendatang di Lapangan Panahan, Stadion Pakansari, Bogor.
Dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo, Ncek Gaul, dan Qenny Alyanno, Swag Event malam itu menghadirkan atmosfer intim yang menyatukan musisi dan penonton dalam satu ruang dengar.
Para penampil yang hadir bukan sekadar pengisi acara, melainkan representasi dari semangat lintas generasi yang akan diusung dalam festival besar bulan depan.
Gugun Blues Shelter membuka malam dengan dentuman blues-rock yang khas. Band yang telah malang melintang di panggung internasional itu membawakan repertoar penuh improvisasi, menghidupkan kembali semangat blues yang jarang terdengar di panggung musik arus utama.
Disusul oleh Franki Indrasmoro, mantan drummer NAIF, yang kini tampil sebagai solois dengan gaya Indorock yang kental.
Karya-karyanya seperti “Victory Song” menjadi penanda transisi musikal yang matang dan penuh refleksi. Sandy Canester, dengan balutan folk dan pop, menyuguhkan lagu-lagu cinta yang sederhana namun mengena.
Tembang-tembang semisal “Sabtu Minggu” dan “Telepon Aku” menjadi pengingat akan era ketika musik pop Indonesia masih bersandar pada lirik yang jujur dan melodi yang bersahaja.
Sementara itu, Dadali, band pop asal Bogor yang dikenal lewat lagu “Disaat Aku Mencintaimu”, tampil dengan formasi solid, membuktikan bahwa mereka tetap relevan di tengah perubahan lanskap musik digital.
Brader Bong, jadi nama baru yang tampil penuh energi. Kehadiran unit besutan Bongky BIP ini, memberi warna segar dalam jajaran penampil malam itu.
Fearless Band, supergrup yang terdiri dari personel lintas negara dan generasi termasuk Edo Widiz dan Arya Setiadi ini, tampil dengan kekuatan penuh. Lagu-lagu seperti “Nothing Gets Enough” dan “Chaos” menunjukkan bahwa kolaborasi lintas batas bisa menghasilkan karya yang tak hanya eksplosif, tapi juga bermakna.
Band Om Om menjadi penutup yang jenaka sekaligus reflektif. Grup yang digawangi Ferdy Tahier, Eza Yayang, dan Reynold Affandi itu membawakan lagu-lagu seperti “Hadeuh” dan “Kisah Kasih Om Om”, menyuarakan keresahan khas pria paruh baya dengan gaya santai dan penuh humor.
Swag Event malam itu bukan sekadar pertunjukan musik. Ia menjadi ruang pertemuan, tempat lintas generasi saling menyapa lewat nada dan lirik. Sebagian besar penampil malam itu akan kembali hadir dalam All You Can Hear Gig Vol. 2, festival dua hari yang akan menghadirkan 27 musisi besar seperti Tipe-X, Element, Pas Band, Roxx, Rocker Kasarunk, Juliete Project, The Fly, 3 Tahier, Alika Shafira, Base Jam, Rudi Ex Caffein ft Rico Murry, Ressa Herlambang, dan Kotak.
Dengan semangat “Pop Rock United”, festival tersebut diharapkan menjadi titik temu antara nostalgia dan eksplorasi, antara yang lama dan yang baru.
Swag Event telah membuka pintu, dan Desember nanti, Stadion Pakansari akan menjadi panggung besar bagi semua yang ingin mendengar dan merayakan musik dalam segala bentuknya.

