Lambeturah.co.id – Cinta Laura Kiehl bersama kreator konten Indah G menyuarakan bantuan dunia internasional untuk ikut memantau situasi demokrasi di Indonesia.
Dalam videonya, tampak Cinta dan Indah tampil bersama sutradara Joko Anwar menyampaikan pesan berbahasa Inggris yang ditujukan khusus bagi audiens global.
Cinta Laura meminta perhatian komunitas internasional atas kondisi demokrasi di Tanah Air yang dinilai kian memprihatinkan. Mereka mengajak masyarakat dunia menyisihkan donasi untuk membantu tim medis yang menangani korban aksi kekerasan aparat terhadap demonstran.
“Video ini untuk pemirsa internasional di luar Indonesia yang bersedia menyisihkan beberapa dolar dan menit untuk membantu,” kata Cinta dalam video yang diunggah di akun Instagram @itsindahg baru-baru ini.
Ia juga menegaskan, pergolakan sosial yang terjadi sudah memakan korban jiwa, sementara sebagian besar informasi justru disensor.
“Warga sipil meninggal, anak-anak kelaparan, dan masyarakat berjuang mati-matian. Namun wakil rakyat justru mengalihkan dana untuk berfoya-foya dan memamerkan kemewahan,” ujar Cinta.
Kemudian, Indah G menyoroti demonstrasi yang merebak sejak 25 Agustus 2025. Menurutnya, aksi itu bermula dari protes damai terhadap ketimpangan ekonomi, namun situasi berubah tragis setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi kedua di Pejompongan, 28 Agustus 2025.
Indah juga menyoroti kesenjangan antara pendapatan masyarakat dengan gaji anggota DPR. Ia menyebut, upah minimum rata-rata di Indonesia hanya sekitar 150–350 dolar AS per bulan, sementara anggota DPR menerima gaji dan tunjangan mencapai 6.500 dolar AS per bulan.
“Ketimpangan ini yang membuat rakyat marah,” pungkasnya.

