Kanalmusikindonesia.com – Penyanyi Cakra Khan mengungkapkan kebahagiaannya setelah meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 dalam kategori Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pencapaian keempat Cakra sepanjang perjalanan kariernya di industri musik Tanah Air.
Saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11/2026), Cakra menceritakan proses panjang yang ia lalui ketika menggarap proyek kolaborasi bersama My Musical Coach dan Musica Studio. Dalam proyek tersebut, ia membawakan kembali lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata, karya yang identik dengan mendiang penyanyi legendaris Chrisye.
Cakra mengaku sempat merasa ragu ketika menerima kesempatan untuk membawakan lagu tersebut. Ia menyadari bahwa Chrisye memiliki karakter vokal yang sangat khas sehingga dirinya harus berhati-hati agar tidak menghilangkan esensi dari lagu tersebut.
Bahkan, Cakra membutuhkan waktu hampir enam jam untuk menyelesaikan proses rekaman. Waktu tersebut jauh lebih lama dibandingkan kebiasaannya yang biasanya hanya menghabiskan satu hingga dua jam untuk merekam sebuah lagu.
“Ini merupakan salah satu kolaborasi yang saya rasakan dari proses rekaman paling lama untuk saya sendiri. Biasanya rekaman satu atau dua jam sudah beres, ini hampir enam jam,” ungkap Cakra.
Ia mengaku beberapa kali menghentikan proses rekaman karena terlalu menikmati suara Chrisye. Cakra bahkan merasa merinding setiap kali mendengarkan karakter vokal sang legenda secara langsung melalui rekaman.
Kondisi tersebut membuatnya meminta bantuan vocal director untuk menemukan pendekatan vokal yang tepat. Ia ingin memastikan suaranya yang memiliki karakter sedikit serak dapat berpadu dengan suara Chrisye tanpa merusak keindahan lagu aslinya.
“Saya minta cek sampai berapa kali, benar ini sudah oke belum, karena memang takut suara saya enggak nge-blend dengan suara Mas Chris,” jelasnya.
Cakra juga menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati karya Ketika Tangan dan Kaki Berkata karena lagu tersebut sudah memiliki pesan spiritual yang mendalam. Oleh karena itu, ia berusaha memberikan interpretasi terbaik sekaligus menjaga makna yang ingin disampaikan melalui lagu tersebut.
Perjuangan dalam menggarap proyek itu pun menjadi pengalaman tersendiri bagi Cakra. Terlebih, ia akhirnya mendapatkan apresiasi melalui AMI Awards 2026 untuk kategori Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik.
Cakra menyebut penghargaan tersebut menjadi piala AMI keempat yang ia raih. Sebelumnya, ia telah membawa pulang tiga penghargaan pada 2013 dan 2014.
Meski merasa bangga, Cakra tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama dalam bermusik. Ia justru memandang apresiasi tersebut sebagai motivasi untuk terus menghasilkan karya berkualitas dan memberikan pengaruh positif bagi para pendengarnya.
“Penghargaan mengingatkan saya untuk selalu memberikan karya semaksimal mungkin. Apa pun yang kita jalani sebagai musisi itu harus memberikan makna dan hal yang positif untuk setiap orang yang menonton,” tuturnya.
Cakra menambahkan bahwa seorang musisi tidak seharusnya hanya mengejar piala. Menurutnya, musisi juga perlu menghadirkan karya yang mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi banyak orang.
“Pasti (menjadi motivasi), tapi tujuan kita berkarya bukan hanya piala, tapi selalu memberikan dampak positif untuk semua,” pungkas Cakra.

