Kanalmusikindonesia.com – Musisi Mohammad Istiqamah Djamad, yang dikenal dengan nama Is Pusakata, melontarkan kritik keras terhadap pemerintah menyusul antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Bali.
Ia bahkan mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Direktur Utama Pertamina untuk mundur dari jabatannya.
Kritik tersebut disampaikan Is Pusakata melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @pusakata. Dalam video itu, ia memperlihatkan deretan kendaraan yang mengantre di sepanjang jalan menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Is mengungkapkan bahwa kondisi Bali saat itu belum menunjukkan perbaikan. Ia menyebut situasi tersebut telah berlangsung selama empat hari.
“Hari keempat Bali tidak baik-baik saja,” ungkap Is Pusakata, pada Kamis (15/10/2026).
Tak hanya menyoroti antrean BBM, mantan vokalis Payung Teduh tersebut juga menceritakan kesulitan yang dialaminya ketika hendak menggunakan layanan transportasi daring.
Setelah beberapa kali mencoba memesan taksi online, ia mengaku tidak berhasil mendapatkan kendaraan hingga akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah.
“Gue posisi udah nyetir dan akhirnya pulang ke rumah, setelah beberapa kali memesan online, taksi, enggak bisa-bisa dapat,” tuturnya.
Kondisi tersebut mendorong Is untuk menyampaikan protes secara terbuka kepada pihak yang dinilainya bertanggung jawab atas persoalan tersebut.
Ia secara tegas meminta Direktur Utama Pertamina mengundurkan diri. Selain itu, Is juga melontarkan kritik langsung kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melalui unggahannya di media sosial.
“Mundur saja lu Bahlil, b*ngsat!” ucapnya.
Dalam keterangan unggahannya, Is turut menandai akun Instagram Bahlil sebagai bentuk penyampaian protesnya terhadap situasi yang terjadi di Bali.
Unggahan tersebut kemudian mendapat dukungan dari sejumlah warganet. Kritik Is pun menambah sorotan publik terhadap persoalan antrean dan ketersediaan BBM di Pulau Dewata.

