Kanalmusikindonesia.com — Konser SNADA Indonesia 2026 di Istora Senayan, Jakarta, tak hanya menyuguhkan penampilan musik dari sejumlah penyanyi ternama Tanah Air. Gaya para bintang di atas panggung juga menjadi perhatian, khususnya penampilan Anggun C. Sasmi, Ari Lasso, dan Ello yang tampil dengan sentuhan perhiasan berlian.
Ketiganya tampil dengan karakter masing-masing. Pemilihan aksesori pun disesuaikan dengan gaya dan persona setiap musisi sehingga mampu memperkuat penampilan mereka di atas panggung.
Ari Lasso tampil bersama Dewa 19 dalam konser tersebut. Ia membawakan sejumlah lagu populer, termasuk “Cinta ‘Kan Membawamu Kembali” dan “Roman Picisan”, yang langsung mengundang penonton untuk bernyanyi bersama.
Untuk melengkapi penampilannya, Ari Lasso mengenakan aksesori berupa cross pendant rose gold dengan desain chunky. Aksesori tersebut dipilih untuk memberikan kesan tegas tanpa menghilangkan karakter sederhana sang musisi.
Sementara itu, Ello tampil dengan gaya yang lebih ekspresif. Penyanyi bernama lengkap Marcello Tahitoe tersebut mengenakan kalung berlian tiga lapis serta anting panjang yang semakin memperkuat karakter flamboyannya di atas panggung.
Anggun C. Sasmi menjadi salah satu penampil yang paling mencuri perhatian dalam konser SNADA Indonesia 2026. Penyanyi yang telah lama berkarier di panggung internasional itu tampil mengenakan gaun merah rancangan Hari Halim.
Penampilan tersebut dipadukan dengan sejumlah perhiasan berlian. Anggun mengenakan tiga kalung berlian solitaire dengan bentuk berbeda yang mendapat sentuhan pink diamond. Beberapa gelang berlian juga menghiasi pergelangan tangannya.
Di atas panggung, Anggun membawakan lagu “Tua-Tua Keladi” hingga “Mimpi”. Perpaduan busana merah, perhiasan berkilau, dan karakter vokalnya membuat penampilannya semakin mencolok.
Pemilihan perhiasan untuk ketiga musisi tersebut dilakukan dengan pendekatan yang berbeda. Wanda Ponika selaku desainer perhiasan disebut memilih aksesori berdasarkan karakter masing-masing penyanyi, bukan sekadar sebagai pelengkap busana.
Konsep tersebut membuat perhiasan berfungsi lebih dari sekadar aksesori. Detail yang dikenakan para musisi turut menjadi bagian dari identitas visual mereka ketika berada di atas panggung.
Kehadiran karya Wanda House of Jewels dalam penampilan para musisi tidak hanya terlihat di SNADA Indonesia 2026. Karya tersebut juga digunakan oleh sejumlah figur publik dalam berbagai panggung, termasuk musisi asal Taiwan, Vanness Wu, dalam konsernya di Hangzhou dan Beijing.
Sementara bagi Anggun, penampilan di SNADA hadir setelah sebelumnya ia menjadi sorotan ketika tampil dalam rangkaian final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kala itu, Anggun membawakan “Tanah Airku” setelah kemenangan Indonesia dan tampil dengan busana bernuansa nasional.
Rangkaian penampilan tersebut memperlihatkan bagaimana busana dan perhiasan dapat menjadi bagian penting dari pertunjukan seorang musisi. Di SNADA Indonesia 2026, Anggun, Ari Lasso, dan Ello memilih pendekatan berbeda, tetapi sama-sama berhasil menjadikan penampilan panggung mereka semakin berkesan.

