Kanalmusikindonesia.com – Penyanyi dan penulis lagu Donne Maula kembali menghadirkan karya terbaru berupa single penuh makna berjudul “Harum”.
Karya ini hadir sebagai jawaban atas pertanyaan mendasar, yaitu apa yang membuat seseorang tetap berjuang?
Resmi dirilis di seluruh platform musik digital pada 8 Juli 2026, lagu ini juga menjadi kelanjutan dari perjalanan kreatif Donne Maula setelah album “Daur Hidup” (2024) dan sejumlah karya reflektif seperti Bercinta Lewat Kata serta Sabar.
Dalam liriknya, single “Harum” menggambarkan kehidupan sehari-hari orang-orang yang berangkat pagi sebelum matahari benar-benar tinggi, mereka yang membawa pulang sisa lembur, dan mereka yang terus mengejar mimpi meski terasa semakin dekat sekaligus semakin jauh.
Namun, “Harum” bukanlah lagu tentang kelelahan. Sebaliknya, ia menjadi pengingat tentang alasan mengapa kita tetap memilih bangun esok pagi.
“Harum bukanlah sekadar aroma. Ia adalah metafora tentang sesuatu yang tertinggal dalam ingatan; sesuatu yang tidak terlihat, tetapi mampu membuat seseorang merasa pulang,” kata Donne Maula dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kanal Musik Indonesia, pada Senin (13/7/2026).
“Kadang, justru saat kita berhenti, kita kembali menemukan arah. Dan semua kekuatan itu didapatkan dari harum yang tertinggal di ingatan, dari pelukan dari yang paling tersayang,” tambahnya.
Sebagai penulis lagu, Donne Maula dikenal dengan karya-karya yang tidak hanya sekadar untuk didengar, tetapi juga untuk menemani. Album “Daur Hidup” menjadi bukti konsistensinya dalam menghadirkan musik yang merayakan proses, keraguan, kehilangan, harapan, dan keberanian untuk terus menjadi manusia.
Selain berkarya sebagai solois, ia juga aktif menulis lagu untuk berbagai musisi Indonesia, memperluas pengaruhnya di industri musik tanah air.
Lewat perilisan single “Harum”, Donne Maula kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penulis lagu paling reflektif di Indonesia.
Lagu ini diharapkan mampu menemani mereka yang sedang berjuang, mengingatkan bahwa ada alasan untuk tetap melangkah, dan bahwa setiap perjalanan memiliki arti yang layak dirayakan.

